Sejak Awal Duet Chiellini & Bonucci Sudah Bikin Spanyol Keder, Enrique: Lukaku Saja Mati Kutu

Luis Enrique membuat klarifikasi mengapa dirinya memainkan skema false nine pada pertandingan Italia vs Spanyol semifinal Euro 2021. Laga yang berlangsung di Stadion Wembley berkesudahan untuk kemenangan Italia melalui drama adu penalti, skor akhir 4 2, Rabu (7/7/2021) dini hari WIB. Italia sempat membuka keunggulan terlebih dahulu melalui Federico Chiesa (60'), sebelum akhirnya Spanyol mampu menyamakan level melalui Alvaro Morata (80').

Laga dilanjutkan ke babak adu tos tosan. Pihak Italia hanya Manuel Locatelli yang gagal menuntaskan tugasnya. Sedangkan penendang dari Spanyol yang gagal menuntaskan tugasnya ialah Alvaro Morata dan Dani Olmo. Satu di antara sorotan yang diberikan pada laga tersebut ialah keputusan seorang Luis Enrique.

Entrenador La Furia Roja itu menggunakan taktik false nine alias tanpa striker murni. Luis Enrique pun mencoba untuk menjawab banyaknya pertanyaan tersebut mengapa dirinya memilih untuk memainkan Ferran Torres ketimbang Alvaro Morata. Sebagai catatan saja, Morata pada menit ke 67 masuk menggantikan Ferran Torres.

Usut punya usut, Luis Enrique sejak awal memang sudah ragu untuk memainkan Morata sejak awal. Alasannya terletak pada duet pertahanan Italia, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci. Luis Enrique memandang bahwa duet keduanya yang berhasil mematikan pergerakan Romelu Lukaku pada laga Belgia vs Italia, akan sulit dilawan ketika Morata bermain sejak awal.

Oleh karena itu, mantan pelatih Barcelona tersebut menilai, bermain dengan kecepatan menjadi opsi yang tepat semula untuk melawan ketangguhan Chiellini dan Bonucci. "Saya melihat Chiellini dan Bonucci berurusan dengan Lukaku. Keduanya membuat bomber Inter Milan itu tak berkutik. Saya berpikir mungkin lebih baik mengambil satu poin referensi, menambah pemain lain di lini tengah," terangnya seperti yang dikutip dari laman Football Italia. "Itu adalah rencana yang bagus, kami mengatasi pers Italia dan bermain sangat baik," tambahnya.

Meskipun demikian, Luis Enrique mengaku tak menyesal dengan keputusan yang ia ambil dengan membangku cadangkan seorang Alvaro Morata. Ia juga memberikan ucapan selamat kepada Italia yang berhasil memastikan diri melenggang ke partai final Euro 2021. “Senang untuk apa yang saya lihat, levelnya luar biasa antara dua tim berkualitas yang mencoba memainkan sepakbola yang bagus."

"Saya tidak menyesal. Setiap orang harus melakukan pekerjaannya dan melakukan semua yang dia bisa," tambahnya menjelaskan. Italia sendiri berhasil menorehkan sejumlah catatan impresif begitu memastikan satu tempatnya di partai final. Satu di antara yang paling menakjubkan ialah Gli Azzurri 'lupa cara kahah'.

Tepat sekali, Italia bersama Roberto Mancini dalam 33 pertandingan terakhirnya tidak tersentuh kekalahan sama sekali. Sementara itu, Italia tinggal menunggu di laga puncak nanti siapa yang akan menantangnya. Mengingat laga semifinal lain antara Inggris vs Denmark baru akan berlangsung di Stadion Wembley, Kamis (8/7/2021) dini hari WIB. Ikuti berita terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *